Blog information

  • Category: Kuliah

  • Posted By: AglaBridgeMedia

  • Post date: 27 Mar 2020

  • Keywords: materi informatika dasar pemrograman membuat pola lingkaran dengan bahasa c, membuat pola lingkaran dengan bahasa c, unan purwodadi, an nuur purwodadi

  • Views: 404

Contoh Program Membuat Pola Lingkaran Dengan Bahasa C

Pada materi sebelumnya terkait nested loop dan pada bahasan contoh-contoh program nested loop dengan bahasa c, kali ini saya akan membahas salah satu kode program yang sudah saya share. Biasanya di internet telah banyak yang sharing kode program untuk membentuk pola-pola seperti jajar genjang, wajik, mapun segitiga. Sangat jarang yang membagikan kode program yang bisa membentuk pola lingkaran. Nah kali ini saya akan share kode program yang bisa membentuk pola lingkaran. Ya walaupun tidak lingkaran yang bulat persis, namun setidaknya akan menyerupai lingkaran. Mari kita simak kode programnya di bawah ini.

#include 

void main(){
    int i, j, rows=5, cols=5;
    for(i=1; i<=rows; i++)
    {
        for(j=1; j<=cols; j++)
        {
            // cetak elemen corner/pojok/sudut
            if((i==1 || i==rows) && (j==1 || j==cols))
            {
                printf(" ");
            }
            else if(i==1 || i==rows || j==1 || j==cols)
            {
                // cetak sisi
                printf("0");
            }
            else
            {
                // cetak tengah
                printf(" ");
            }
        }

        printf("\n");
    }
}

Dari kode program di atas, kita bisa lihat bahwa sebenarnya teknik yang digunakan sangat sederhana. Setelah kita mempelajari materi-materi sebelumnya, kita dapat memprediksi atau menebak teknik apa saja yang digunakan pada kode diatas. Kita bisa lihat teknik yang paling banyak adalah konsep perulangan atau looping dan juga kondisional. Khususnya looping, kode di atas menggunakan konsep nested loop. Pada outer loop menunjukkan banyaknya baris, sedangkan pada inner loop menunjukkan banyaknya kolom. Kemudian di dalam inner loop diberikan kondisional untuk bisa membentuk tampilan output berupa lingkaran. Adapun bentuk lingkaran yang muncul nantinya akan sesuai dengan nilai dari variabel rows dan cols yang teman-teman. Kode di atas juga bisa digunakan untuk membuat pola yang lain, misalnya oval, persegi, persegi panjang, dan lain-lain sesuai dengan nilai baris dan kolomnya.

Jika kode di atas dijalankan, akan menghasilkan tampilan seperti gambar berikut.


Nah bagaimana? Mudah bukan membuat pola lingkaran dengan konsep looping dan kondisional? Mudah-mudahan bisa menambah pemahaman teman-teman semua terkait materi kita tentang nested looping ya. Tetap semangat mencari ilmu guys. Happy Coding ^_^






blog comments powered by Disqus