Blog information

  • Category: Kuliah

  • Posted By: AglaBridgeMedia

  • Post date: 09 Mar 2021

  • Keywords: encapsulation, enkapsulasi, pemrograman berorientasi objek, pbo, object oriented programming, variable instance, setter method, getter method, access modifier

  • Views: 264

Encapsulation pada Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan Bahasa Pemrograman Java

Pada artikel sebelumnya kita telah mempelajari konsep dasar PBO dan juga terkait method constructor. Pada artikel ini akan dibahas salah satu sifat yang ada pada PBO, yaitu encapsulation atau enkapsulasi. Encapsulation adalah suatu proses untuk menyembunyikan suatu informasi atau data. Enkapsulasi juga sering dikenal dengan sebutan information Hiding atau data hiding. Ketika kita membuat suatu program menggunakan paradigma berorientasi objek menggunakan Java, kode program yang tanpa menggunakan enkapsulasi bisa dipandang sebagai orang tanpa pakaian, sehingga terlihat semua yang ada. Padahal seharusnya tidak semua kode tersebut bisa dilihat atau diakses oleh orang secara sembarangan. Akibatnya, semua orang bisa mengubah nilai variabel instance dengan nilai yang tidak seharusnya. Apa itu variable instance? Variable instance merupakan variabel yang dideklarasikan di dalam class dan di luar method.

Sebagai contoh bila terdapat variable instance terkait data diri yang bersifat pribadi yang tidak semua orang berhak mengaksesnya, seperti tanggal lahir, tinggi badan, berat badan, nomor hp, dsb, jika tanpa enkapsulasi maka ada kemungkinan data tersebut mempunyai nilai yang tidak seharusnya. Seperti tinggi badan memiliki nilai negatif misalkan, tanggal lahir bukan tanggal lahir aslinya, dsb. Oleh karena itu perlu adanya enkapsulasi jika memang ingin mengakses variable instance tersebut. Lalu bagaimana caranya? Untuk mengakses variable instance tersebut diperlukan method yang dikenal sebagai setter method dan getter method.

Setter method merupakan method yang dipakai untuk mengeset atau memberi nilai, misal nilai suatu atribut. Sedangkan getter method merupakan method yang dipakai untuk mengambil/mengembalikan nilai yang sudah diset dari setter method. Sehingga secara praktis, enkapsulasi dapat dilakukan dengan memberikan access modifier private pada variable instance dan menyediakan public access modifier pada method setter dan method getter untuk mengontrol variable instance tersebut. Nah untuk memahami penjelasan di atas, berikut saya berikan contoh kode program sederhana menggunakan bahasa pemrograman Java.

public class Mahasiswa {
    // instance variabel
    private String jurusan;
    private String Matkul;
    private String nama;
    private String nim;
    
    // setter method
    public void setJurusan(String newValue){
        jurusan = newValue;
    }
    
    public void setMatkul(String newValue){
        Matkul = newValue;
    }
    
    public void setNama( String newValue){
        nama = newValue;
    }
    
    public void setNIM(String newValue){
        nim = newValue;
    }
    
    // getter method
    public String getJurusan(){
        return jurusan;
    }
    
    public String getMatkul(){
        return Matkul;
    }

    public String getNama(){
        return nama;
    }
    
    public String getNIM(){
        return nim;
    
    }

}

Pada kode program class Mahasiswa di atas, terdapat variable instance dengan access modifier private, yaitu jurusan, Matkul, nama dan nim. Sedangkan setter dan getter method diberikan access modifier public. Nah apabila kita coba buat objek dari class Mahasiswa di Main class, kodenya seperti berikut ini.

public class Main
{
	public static void main(String[] args) {
		Mahasiswa mhs = new Mahasiswa();
                mhs.setNama("Nama Mahasiswa");
                mhs.setNIM("1234567890");
                mhs.setJurusan("Ilmu Komputer/Informatika");
                mhs.setMatkul("PBO");
                System.out.println("Jurusan: "+mhs.getJurusan()+"\nMataKuliah: "+mhs.getMatkul()+"\nNama: " +mhs.getNama()+"\nNPM: "+mhs.getNIM());
	}
}

Sehingga, outputnya akan menghasilkan data seperti berikut.

Nah mudah bukan? Selanjutnya teman-teman bisa mencoba memahami kembali penjelasan mengenai enkapsulasi ini dengan mencoba membuat kode programnya menggunakan bahasa pemrograman Java atau object oriented programming language yang lain. Selamat belajar dan sukses selalu.






blog comments powered by Disqus