Blog information

  • Category: Kuliah

  • Posted By: AglaBridgeMedia

  • Post date: 24 Oct 2024

  • Keywords: pengantar basis data, basis data, database

  • Views: 341

Pengantar Basis Data

Konsep Dasar

  • Apa itu Basis Data? Basis data adalah kumpulan data yang terorganisasi secara sistematis, tersimpan secara elektronik, dan dapat diakses, dikelola, dan diperbarui dengan menggunakan perangkat lunak komputer. Data-data ini disimpan dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan.
  • Tujuan Basis Data
    • Menyimpan data secara terpusat dan terintegrasi
    • Memudahkan akses, pencarian, dan pengolahan data
    • Meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja
    • Menjamin keamanan dan integritas data
  • Komponen Utama Basis Data
    • Tabel: Struktur dasar dalam basis data yang terdiri dari baris (record) dan kolom (field).
    • Record: Satu baris dalam tabel yang mewakili satu data lengkap.
    • Field: Satu kolom dalam tabel yang mewakili satu atribut dari data.
    • Kunci Utama: Field atau kombinasi field yang secara unik mengidentifikasi setiap record dalam tabel.
    • Relasi: Hubungan antara dua tabel atau lebih berdasarkan nilai yang sama pada field tertentu.


      Jenis-Jenis Basis Data

      • Basis Data Relasional
        • Merupakan jenis basis data yang paling umum digunakan.
        • Data disimpan dalam tabel-tabel yang saling berhubungan melalui kunci asing.
        • Contoh: MySQL, PostgreSQL, SQL Server
      • Basis Data NoSQL
        • Dirancang untuk menangani data yang bersifat tidak terstruktur atau semi-terstruktur dalam skala besar.
        • Cocok untuk aplikasi modern yang menghasilkan data dalam jumlah besar dan beragam.
        • Contoh: MongoDB, Cassandra, Redis
      • Basis Data Hierarkis
        • Menggunakan struktur data yang mirip dengan pohon terbalik.
        • Setiap record memiliki satu induk dan banyak anak.
      • Basis Data Jaringan
        • Pengembangan dari basis data hierarkis, di mana setiap record dapat memiliki banyak induk dan banyak anak.
      • Basis Data Objek
        • Menyimpan data dalam bentuk objek-objek yang memiliki atribut dan metode.


      Sistem Manajemen Basis Data (DBMS)

      • Apa itu DBMS? Perangkat lunak yang digunakan untuk membuat, mengelola, dan memanipulasi basis data.
      • Fungsi DBMS
        • Definisi data: Menentukan struktur dan tipe data dalam basis data.
        • Manipulasi data: Melakukan operasi seperti memasukkan, mengubah, menghapus, dan mengambil data.
        • Kontrol akses data: Mengatur hak akses pengguna terhadap data.
        • Pemeliharaan data: Melakukan backup, recovery, dan optimasi kinerja basis data.
      • Contoh DBMS: MySQL, PostgreSQL, Oracle Database, Microsoft SQL Server, MongoDB, Cassandra.


      Model Data

      • Model Data Hierarkis
        • Menggambarkan hubungan antar data dalam bentuk struktur pohon terbalik.
      • Model Data Jaringan
        • Pengembangan dari model data hierarkis, di mana setiap record dapat memiliki banyak induk dan banyak anak.
      • Model Data Relasional
        • Menggunakan tabel-tabel untuk menyimpan data dan relasi antar tabel.
      • Model Data Objek
        • Menyimpan data dalam bentuk objek-objek.


        Kueri Basis Data

        • Apa itu Kueri? Perintah yang digunakan untuk mengambil data dari basis data.
        • Bahasa Kueri
          • SQL (Structured Query Language): Bahasa standar untuk berinteraksi dengan basis data relasional.
          • Contoh: SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE


        Normalisasi Basis Data

        • Apa itu Normalisasi? Proses untuk mengatur struktur tabel dalam basis data agar terhindar dari redundansi data dan anomali.
        • Tujuan Normalisasi
          • Meningkatkan integritas data
          • Meningkatkan efisiensi penyimpanan
          • Meningkatkan fleksibilitas basis data


        Pentingnya Basis Data

        Basis data digunakan dalam berbagai bidang, seperti:

        • Bisnis: Sistem informasi manajemen, e-commerce, CRM
        • Ilmu pengetahuan: Penelitian, analisis data
        • Pemerintahan: Administrasi, pelayanan publik
        • Pendidikan: Manajemen data siswa, perpustakaan digital


        Contoh Penerapan Basis Data

        • Sistem Pemesanan Tiket: Menyimpan data pelanggan, jadwal penerbangan, harga tiket, dan transaksi.
        • Sistem Perbankan: Menyimpan data nasabah, rekening, transaksi, dan saldo.
        • Sistem Inventori: Menyimpan data produk, stok, pemasok, dan pelanggan.
        • Sistem Manajemen Relasi Pelanggan (CRM): Menyimpan data pelanggan, riwayat pembelian, dan interaksi dengan perusahaan.





        blog comments powered by Disqus